Lonjakan harga RAM DDR5 pada pertengahan 2026 membuat banyak perakit PC, termasuk komunitas solutionforcomputer, harus menyesuaikan strategi build mereka. Kenaikan harga yang cukup ekstrem mendorong banyak pengguna untuk kembali melirik platform DDR4 karena mereka menilai platform ini lebih ekonomis tanpa mengorbankan performa secara signifikan.
Harga DDR5 yang Semakin Tidak Stabil
Pertama-tama, kenaikan harga DDR5 terjadi secara global dan berdampak langsung pada biaya rakit PC. Selain itu, harga modul DDR5 kini bisa mencapai empat hingga lima kali lipat dibandingkan DDR4 dengan kapasitas yang sama. Oleh karena itu, banyak gamer dan kreator konten mulai menunda upgrade ke platform terbaru.
Di sisi lain, tidak hanya RAM yang naik, tetapi juga komponen pendukung seperti SSD dan motherboard untuk platform baru seperti AMD AM5 dan Intel LGA 1851 ikut mengalami kenaikan harga. Dengan demikian, total biaya membangun PC modern menjadi semakin berat bagi sebagian besar pengguna.
DDR4 Kembali Naik Daun
Selanjutnya, tren menarik muncul di pasar hardware. Banyak pengguna kembali memilih platform DDR4 karena lebih stabil dari sisi harga dan masih sangat memadai untuk kebutuhan gaming maupun produktivitas. Selain itu, performa DDR4 masih mampu menjalankan game modern dengan lancar, terutama jika dipadukan dengan CPU kelas menengah ke atas.
Bahkan, beberapa produsen besar seperti ASUS dikabarkan kembali meningkatkan produksi motherboard yang mendukung DDR4. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan pasar terhadap platform lama masih sangat kuat di tahun 2026.
Platform AM4 Masih Bertahan Kuat
Lebih lanjut, di pasar global seperti Amazon, prosesor berbasis soket AM4 seperti Ryzen 5000 series masih menjadi favorit banyak pengguna. Meskipun bukan generasi terbaru, kombinasi harga terjangkau dan performa stabil membuat platform ini tetap relevan.
Selain itu, banyak pengguna menganggap DDR4 sebagai solusi “value for money” terbaik saat ini. Dengan begitu, mereka tetap bisa menikmati pengalaman gaming yang lancar tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar.
Kesimpulan
Pada akhirnya, lonjakan harga DDR5 justru membuka kembali peluang bagi DDR4 untuk bersinar di tahun 2026. Dengan biaya yang lebih terjangkau, performa stabil, dan dukungan hardware yang masih luas, DDR4 kembali menjadi pilihan rasional bagi banyak perakit PC di seluruh dunia. Baca berita lain di sini.

