Perkembangan teknologi ARM kembali mencuri perhatian setelah seorang developer berhasil menjalankan kartu grafis NVIDIA RTX 4060 pada sistem Windows 11 ARM. Eksperimen unik ini menjadi pembahasan menarik di kalangan teknologi, termasuk komunitas seperti solutionforcomputer yang mengikuti perkembangan perangkat keras terbaru. Pasalnya, hingga saat ini Windows berbasis ARM masih membatasi penggunaan GPU diskrit akibat minimnya ketersediaan driver yang kompatibel.
RTX 4060 Berhasil Aktif di Windows 11 ARM
Developer asal Tiongkok bernama VoidTech menjalankan eksperimen tersebut. Ia berhasil menghubungkan driver ARM64 milik NVIDIA dari perangkat lunak RTX Spark ke sebuah PC workstation Huawei Qingyun W510.
Melalui proses modifikasi tersebut, sistem Windows 11 ARM akhirnya dapat mengenali RTX 4060 secara normal. Selain itu, kartu grafis tersebut mendukung penuh berbagai fitur penting seperti DirectX 12, Vulkan, hingga CUDA.
Namun, keberhasilan ini masih memiliki banyak batasan. Walaupun GPU dapat berjalan, performanya belum mampu menyaingi penggunaan RTX 4060 pada sistem Windows berbasis x86.
Performa Gaming Masih Belum Optimal
Berdasarkan pengujian yang dilakukan, performa RTX 4060 di Windows 11 ARM masih tergolong rendah. Salah satu penyebab utamanya berasal dari penggunaan prosesor server Huawei Kunpeng 920 yang belum mampu memberikan tenaga maksimal untuk kebutuhan gaming.
Selain itu, sistem juga harus melakukan proses translasi arsitektur x64 ke ARM. Proses tersebut membutuhkan sumber daya CPU tambahan sehingga mengurangi performa keseluruhan ketika menjalankan aplikasi maupun game.
Berikut hasil pengujian beberapa game populer:
Genshin Impact berjalan pada resolusi 1080P dengan rata-rata sekitar 20 FPS.
Black Myth: Wukong menghasilkan rata-rata 21 FPS dengan performa terendah mencapai 3 FPS.
Star Wars Reflections Demo berhasil mengaktifkan fitur ray tracing dengan kisaran 23 hingga 25 FPS.
Meskipun hasil tersebut masih jauh dari kata ideal, eksperimen ini menunjukkan bahwa GPU desktop NVIDIA sebenarnya memiliki peluang besar untuk berjalan di perangkat berbasis ARM.
Langkah Awal Menuju Masa Depan PC ARM
Meskipun VoidTech belum layak menjadi komputer utama, keberhasilannya menandai tonggak penting dalam pengembangan ekosistem Windows ARM.
Ke depannya, dukungan driver yang lebih matang serta prosesor ARM dengan performa lebih tinggi dapat membuka peluang baru bagi PC desktop berbasis ARM. Dengan begitu, eksperimen seperti ini bisa menjadi fondasi menuju perangkat komputer yang lebih efisien dan fleksibel. Baca berita lain di sini.

