MacBook Air 13 inci memang terlihat stagnan dari sisi desain. Namun, justru pendekatan aman ini membuatnya tetap relevan. Apple tidak mengejar sensasi, melainkan menyempurnakan fungsi. Lewat MacBook Air M4, Apple menawarkan laptop yang rasional untuk mayoritas pengguna—sebuah pilihan yang sering direkomendasikan di komunitas teknologi seperti solutionforcomputer karena keseimbangan harga dan performanya. Terlebih lagi, Apple kini menurunkan harga dan langsung menaikkan standar RAM menjadi 16 GB.
Secara fisik, MacBook Air M4 masih identik dengan M2 dan M3. Apple mempertahankan bodi aluminium tipis dengan bobot sekitar 1,24 kg. Karena itu, laptop ini tetap nyaman dibawa ke mana saja. Sementara itu, layar Liquid Retina 13,6 inci masih memakai refresh rate 60 Hz. Meski tajam dan terang, Apple jelas tertinggal soal refresh rate. Namun demikian, kualitas visualnya tetap memadai untuk kerja harian.
Apple tetap menyediakan dua port USB-C Thunderbolt, MagSafe, dan jack audio. Di satu sisi, konfigurasi ini minimalis. Di sisi lain, pengguna masih membutuhkan dongle untuk produktivitas serius.
Sebagai penyegar, Apple menambahkan warna Sky Blue. Warnanya elegan, meski belum bisa dibilang berani.
Selanjutnya, Apple meningkatkan webcam menjadi 12 MP dengan Center Stage. Hasil gambar kini lebih tajam, terutama saat pencahayaan memadai.
Selain itu, sistem audio empat speaker tetap jadi keunggulan. Suaranya lantang dan jernih, sementara tiga mikrofon internal mendukung meeting online dengan kualitas tinggi.
Chip M4 menjadi daya tarik utama. Berkat fabrikasi 3 nm generasi terbaru, performanya meningkat tanpa mengorbankan efisiensi daya. Pengguna yang upgrade dari M1 atau Intel akan langsung merasakan perbedaannya.
RAM 16 GB sebagai standar membuat multitasking terasa mulus. Puluhan tab browser, aplikasi pesan, hingga editing foto ringan bisa berjalan bersamaan tanpa hambatan berarti.
MacBook Air M4 juga siap menjalankan Apple Intelligence. Fitur AI terasa fungsional, bukan sekadar pajangan.
Selain itu, dukungan dua monitor eksternal tanpa menutup layar internal menjadi peningkatan besar. Kini, Air tidak lagi terasa membatasi produktivitas.
Dalam penggunaan nyata, MacBook Air M4 mampu bertahan 12–15 jam. Efisiensi chip M4 membuat laptop tetap dingin dan senyap sepanjang hari kerja.
Akhirnya, MacBook Air M4 bukan tentang perubahan drastis. Namun, kombinasi harga lebih terjangkau, RAM 16 GB, performa efisien, dan baterai awet menjadikannya MacBook paling rasional saat ini. Untuk pengguna Intel atau M1, ini upgrade yang sangat layak. Baca berita lain di sini.
LG kembali menghadirkan monitor gaming premium melalui LG UltraGear 45GX950A-B, dan dalam ulasan ini dari…
AMD kembali menarik perhatian pasar gaming melalui kemunculan Ryzen 7 5800X3D 10th Anniversary Edition di…
Infinix GT BOOK hadir sebagai laptop gaming modern yang semakin memperkuat posisinya di segmen entry-to-mid…
Perkembangan AI dan transformasi digital membuat kebutuhan perangkat kerja semakin tinggi. Kini, profesional tidak hanya…
Kabar terbaru mengenai GPU entry-level AMD mulai menarik perhatian para penggemar PC, dan platform solutionforcomputer…
AMD Ryzen AI 5 435G mulai menarik perhatian setelah hasil benchmark awalnya tersebar di internet,…