Dunia Komputer

Lonjakan Harga Memori PC yang Diprediksi Berlanjut

Kabar kurang menyenangkan kembali mengguncang dunia teknologi karena proyeksi menunjukkan harga memori PC terus naik dalam beberapa tahun ke depan, sehingga para gamer hingga perakit komputer harus menyiapkan anggaran lebih besar, dan solutionforcomputer mencatat kondisi ini dalam analisis tren pasar komponen terbaru.

Tekanan Pasar yang Semakin Kuat

Berdasarkan laporan dari Wccftech yang merujuk data firma finansial Jefferies, pasar memori saat ini berada dalam tekanan yang cukup serius. Selain itu, tingginya permintaan global dan terbatasnya kapasitas produksi ikut mendorong ketidakseimbangan pasokan. Akibatnya, harga komponen seperti RAM terus bergerak naik tanpa tanda stabil dalam waktu dekat.

Lonjakan Harga yang Berlanjut

Lebih lanjut, pasar memprediksi tren kenaikan ini tidak akan berhenti dalam jangka pendek. Pada kuartal ketiga tahun ini, harga memori berpotensi melonjak sekitar 40% hingga 50%, kemudian pasar kembali mendorong kenaikan tambahan sekitar 30% hingga 40% pada kuartal keempat.

Tidak hanya sampai di situ, sepanjang tahun 2027 pasar memori PC diperkirakan masih mengalami kenaikan tahunan yang cukup agresif, yakni sekitar 40% hingga 45%. Dengan kondisi ini, pengguna PC harus bersiap menghadapi harga komponen yang terus menanjak.

Harapan Perbaikan di Tahun 2028

Meskipun situasi terlihat berat, ada potensi perbaikan pada tahun 2028. Pada periode tersebut, pasar memprediksi harga rata-rata memori akan turun sekitar 15% hingga 20%. Penurunan ini terjadi karena kapasitas produksi global yang meningkat serta kemungkinan melemahnya permintaan perangkat keras.

Selain itu, ekspansi pabrikan di berbagai negara juga membantu menyeimbangkan kembali suplai dan permintaan. Dengan demikian, tekanan harga yang selama beberapa tahun terakhir terjadi perlahan mulai mereda.

Peran Produsen Baru Masih Terbatas

Di sisi lain, beberapa produsen asal China seperti CXMT terus meningkatkan produksi chip DDR5 untuk pasar global. Namun demikian, kesenjangan teknologi terhadap pemain besar yang sudah lebih dulu menguasai pasar masih membuat produsen tersebut belum mampu memberikan dampak signifikan dalam jangka pendek.

Kesimpulan

Melihat kondisi ini, pengguna PC perlu lebih cermat dalam merencanakan upgrade komponen agar tidak terbebani lonjakan harga. Tren kenaikan yang panjang ini menunjukkan bahwa pasar memori masih akan tetap panas sebelum akhirnya kembali stabil dalam beberapa tahun ke depan. Baca berita lain di sini.

admin1

Recent Posts

Aksesoris Desk Setup untuk PC dan Laptop yang Wajib Dimiliki

solutionforcomputer hadir sebagai solusi bagi kamu yang ingin membangun desk setup yang rapi, estetik, dan…

3 hari ago

Fitur AI Windows 11 Kini Bisa Jalan di GPU RTX

Microsoft melalui update terbarunya di ekosistem Windows 11 mulai membuka akses komputasi AI lokal yang…

1 minggu ago

Krisis RAM Global dan Langkah Baru NVIDIA

Di tengah krisis RAM global yang menekan harga komponen PC, solutionforcomputer mencatat NVIDIA meluncurkan dua…

1 minggu ago

AMD Perpanjang Dukungan Platform AM5 Hingga 2029

Platform AMD AM5 kembali menjadi sorotan setelah AMD mengumumkan komitmen jangka panjang mereka dalam ajang…

2 minggu ago

Imbas Lonjakan Harga DDR5, DDR4 Kembali Jadi Pilihan di 2026

Lonjakan harga RAM DDR5 pada pertengahan 2026 membuat banyak perakit PC, termasuk komunitas solutionforcomputer, harus…

3 minggu ago

Fitur Tersembunyi Windows 11 yang Jarang Diketahui

solutionforcomputer menghadirkan banyak trik Windows 11 yang sering terlewat oleh pengguna, padahal fitur-fitur ini bisa…

3 minggu ago