๐‹๐ž๐ง๐จ๐ฏ๐จ ๐‡๐š๐๐ข๐ซ๐ค๐š๐ง ๐“๐ก๐ข๐ง๐ค๐’๐ญ๐š๐ญ๐ข๐จ๐ง ๐๐Ÿ–, ๐–๐จ๐ซ๐ค๐ฌ๐ญ๐š๐ญ๐ข๐จ๐ง ๐๐ซ๐ž๐ฆ๐ข๐ฎ๐ฆ

Lenovo hadirkan ThinkStation P8 ke pasar Indonesia sebagai lini workstation terbaru mereka. Lenovo merancang produk ini untuk berbagai kalangan profesional, mulai dari arsitek, desainer, pengembang kecerdasan buatan (AI), hingga pelaku industri yang membutuhkan perangkat dengan kemampuan komputasi tinggi.

Menariknya, kehadiran ThinkStation P8 bukan untuk menggantikan pendahulunya, ThinkStation P620, melainkan sebagai pelengkap di kelas berbeda. Menurut Jalial Ng, Workstation Business Manager Lenovo, P620 menggunakan prosesor seri 5000, sedangkan P8 mengandalkan seri 7000 yang menawarkan performa lebih tinggi. Artinya, pemilihan perangkat sangat tergantung pada kebutuhan pengguna.

Performa Tinggi dengan AMD Ryzen Threadripper PRO

ThinkStation P8 diperkuat prosesor AMD Ryzen Threadripper PRO 7000 WX-Series berbasis arsitektur 5nm โ€œZen 4โ€. Chip ini mampu menghadirkan hingga 96 core dan 192 thread, menjadikannya salah satu prosesor paling bertenaga di kelas workstation. Lenovo juga menghadirkan desain termal yang terinspirasi dari sasis mobil Aston Martin, sehingga sistem pendinginannya lebih optimal dan fleksibel untuk berbagai konfigurasi.

Pengguna bisa memilih prosesor AMD serta kartu grafis NVIDIA RTX Ada Generation, termasuk opsi hingga tiga GPU NVIDIA RTX 6000 Ada. Kombinasi ini sangat membantu dalam pekerjaan grafis berat, seperti real-time ray tracing, rendering video, simulasi, hingga desain teknik tingkat lanjut.

Dukungan untuk Berbagai Industri

Workstation ini dirancang untuk mendukung lingkungan kerja berintensitas tinggi, misalnya pemodelan informasi bangunan (BIM), manufaktur, pengembangan perangkat lunak, hingga pembuatan konten digital berbasis AR/VR. Tidak hanya itu, ThinkStation P8 juga ideal bagi pengembang AI yang membutuhkan daya komputasi besar untuk melatih model skala besar.

Lenovo turut menyematkan sertifikasi ISV, sehingga perangkat ini sudah kompatibel dengan berbagai aplikasi profesional populer seperti AutoCAD, Autodesk Revit, Inventor, Allplan, hingga Catia.

Fleksibilitas Penyimpanan dan Harga

Dari sisi penyimpanan, ThinkStation P8 mampu menampung hingga tujuh SSD M.2 PCIe Gen 4 dengan dukungan RAID, atau tiga HDD berkapasitas besar. Perangkat ini juga mendukung memori DDR5 hingga 2TB, serta tujuh slot PCIe (enam di antaranya PCIe Gen5) untuk ekspansi. Tersedia pula opsi 10 Gigabit Ethernet guna menunjang konektivitas berkecepatan tinggi.

Lenovo membanderol ThinkStation P8 mulai dari Rp73,999 juta untuk konfigurasi dasar. Jika pengguna memilih spesifikasi maksimal, harganya bisa menembus Rp300 juta. Dengan performa dan fleksibilitas tersebut, ThinkStation P8 menjadi solusi komputasi premium bagi para profesional yang membutuhkan workstation kelas atas. Baca berita lain di sini.